PRINSIP-PRINSIP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
Pertumbuhan adalah perubahan yang bersifat kuantitatif
(bisa dihitung). Sedangkan perkembangan adalah proses perubahan dari yang belum
sempurna ke arah yang lebih sempurna.
Prinsip-prinsip
perkembangan adalah pola-pola umum dalam suatu proses perubahan alamiah yang
teratur, universal dan berkesinambungan, yang dimaksud dengan perubahan yang
teratur adalah pertumbuhan pada manusia yang berjalan normal mengikuti tata
urutan yang saling berkaitan. Prinsip-prinsip perkembangan pertumbuhan dan
perkembangan manusia secara alamiah mengikuti pola teratur berdasarkan prinsip
atau hukum perkembangan. Berikut beberapa prinsip perkembangan menurut para
ahli, di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Jean Piaget
Menurut Jean Piaget, Ia memandang bahwa pada setiap anak terdapat dua
factor, yaitu pengenalan dan perasaan. Keduanya berguna untuk penyesuaian
ruhani terhadap lingkungan. Katanya pula, bahwa dalam ruhani anak terdapat
fungsi pikiran. Akan tetapi, kecakapan berfikir secara logis tidak dibawa anak
secara lahir. Kecakapan berfikir baru timbul setelah ia mencapai taraf
perkembangan tertentu.
2. J.B Watson dan Pavlov
Menurut
J.B Watson dan Pavlov, keduanya menyatakan bahwa perkembangan itu pada
hakikatnya merupakan kumpulan dari sejumlah reflek yang karena sudah terlatih
sedemikian rupa hingga ahirnya membentuk tingkah laku sesorang yang bersifat
konstan; atau bisa diartikan sebagai gerak spontan yang bersifat otomatis.
Inilah yang menurutnya disebut dengan reflek wajar yang masih murni, yang asli
dibawa sejak lahir. Setelah mendapat latihan dan pembiasan, lalu disebut
sebagai reflex bersyarat. Jadi, menurutnya, perkembangan merupakan proses
terbentuknya refleks wajar menjadi refleks bersyarat.
3. Pakar
Psikologi (Hurlock, 1991)
Ada 7 Prinsip-prinsip perkembangan menurut pakar psikologi (Hurlock,
1991), yaitu sebagai berikut:
1. Adanya
perubahan selama proses perkembangan seorang anak.
Ada
beberapa ciri perubahan yang mencolok selama proses perkembangan seorang anak,
yaitu:
- Perubahan
ukuran fisik yang meliputi tinggi ,berat, organ dalam tubuh, perubahan mental yang meliputi
memori, penalaran persepsi, dan imajinasi.
- Perubahan
proporsi, misalnya perubahan perbandingan antara kepala dan tubuh pada
seorang anak.
- Hilangnya
ciri lama, misalnya ciri egoisentrik yang hilang dengan
sendirinya berganti dengan sikap prososial.
2. Perkembangan
awal lebih kritis dibandingkan perkembangan lanjuyan.
Bukti ilmiah
menunjukkan bahwa dasar awal cenderung medasari dan mempengaruhi sikap dan
perilaku anak sepanjang hidupnya. Terdapat 3 bukti yang
membenarkan pendapat ini.
a. Hasil belajar dan pengalaman merupakan hal yang dominan
dalam perkembangan anak.
b. Dasar
awal menjadi pola kebiasaan, hal ini tentunya akan berpengaruh
sepanjang hidup anak dalam penyesuaian sosial dan pribadi anak.
c. Dasar
awal sangat sulit berubah meskipun hal tersebut salah.
3. Perkembangan
merupakan hasil proses kematangan belajar dan latihan.
Perkembangan anak
akan sangat dipengaruhi oleh proses kematangan dan
latihan yaitu
terbukanya karakteristik yang secara potensial telah ada pada individu yang
berasal dari warisan genetik individu,misalnya: merangkak, duduk, kemudian berjalam. Adapun arti belajar adalah
perkembangan yang berasal dari latihan dan usaha.
4. Pola perkembangan dapat diramalkan.
Dalam perkembangan
motorik akan mengikuti hukum Chepalo Caudal yaitu perkembangan
yang menyebar ke seluruh tubuh dari kepala ke kaki. Hukum yang ke-2 yaitu Proximedical yitu perkembangan
yang dekat ke yang jauh.
Contoh: Jari
jemari seorang anak akan didahului oleh ketrampilan lengan terlebih dulu.
5. Pola
perkembangan mempunyai karakteristik yang dapat diramalkan.
Karakteristik
tertentu dalam perkembangan juga dapat diramalkan. Ini berlaku baik untuk perkembangan fisik maupun mental. Semua akan mengikuti pola perkembangan yang sama dari satu
tahap ke tahap berikutnya.
Contoh: Bayi
berdiri sebelum berjalan.
6. Terdapat perbedaan individu (individual differences) dalam perkembangan.
7. Setiap tahap perkembangan memiliki bahaya yang potensial.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar